Disneyland, Hong Kong

Awal Juli 2016 bertepatan juga dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1433H, saya dan keluarga berkesempatan untuk berlibur ke China, Hong Kong, dan Macau selama 10 hari. Karena keputusan untuk liburan ini cukup mendadak, jadilah kami memutuskan untuk memakai jasa agen travel saja. Biasanya sih, saya dan Renzy berdua ngurusin segala kebutuhan menyangkut traveling di keluarga kami. Namun, karena kesibukan di kantor dan juga persiapan untuk mendaftar S2 saat itu, akhirnya bergabung dengan grup tur merupakan opsi terbaik.

Ini adalah kali pertama saya memakai jasa agen travel untuk grup tur. Kalau harus membandingkan sih, saya merasa banyak nggak nyamannya ya walaupun dalam beberapa hal enak juga.

Kekurangan bergabung dengan group tour (menurut saya pribadi):

  1. Karena saya tipe yang nggak suka diatur apalagi harus ngikutin rangkaian jadwal tur yang padat, jadi aja saya benar-benar merasa nggak nyaman.
  2. Lokasi kunjungan sudah ditentukan jadi tidak bisa memilih sesuka hati mau pergi kemana. Beberapa lokasi kunjungan saya rasa nggak terlalu penting untuk dikunjungi. Tapi untungnya dalam tur ini, ada waktu bebas 2 hari di Hong Kong.
  3. Harus sabar saling menunggu terutama ketika diberi jadwal untuk belanja. Banyak anggota grup tur yang tidak on time, jadi capek juga nunggunya.
  4. Meskipun selama tur makan yang disediakan selalu enak, tapi karena kurang variatif jadi membosankan. Padahal saya suka banget eksplor makanan lokal (yang pasti halal) pinggir jalan atau kedai kecil dibanding harus terus-terusan makan di restoran mahal.

Kelebihannya:

  1. Semua sudah beres diatur oleh agen travel, jadi kita tinggal bayar lunas, beres deh semuanya. Nggak perlu susah cari penginapan, menyusun itinerary, mengatur transportasi, dll.
  2. Nggak repot mengurus visa Cina. Nah ini enak banget soalnya karena Cina, Hong Kong, dan Macau ini letaknya dekat dan selalu melewati perbatasan, jadi visa grup memang lebih mudah. Visanya hanya secarik kertas A4 berisi nama-nama rombongan. Namun ada juga visanya yang berupa secarik kertas seperti struk belanjaan haha.

Ada pengalaman unik yang saya rasakan selama liburan di Cina ini, yaitu betapa umat muslim merupakan kaum minoritas di negeri ini (mungkin di kota-kota yang saya kunjungi lebih tepatnya). Selama di China mainland, saya belum pernah bertemu dengan sesama umat muslim terutama yang memakai hijab. Jadilah, kami bak makhluk asing yang selalu menjadi pusat perhatian karena memakai hijab!

img-20160803-wa0012
Welcome to magical world in Hong Kong Disneyland!

Nah, di blog ini sebenarnya saya cuma mau share lokasi sholat di Disneyland, Hong Kong hehe. Semua orang pasti tau taman bermain yang terkenal ini, jadi saya tidak perlu menceritakan lagi bagaimana isi Disneyland :p Untuk pengalaman saya pribadi, ada 2 lokasi yang saya gunakan untuk tempat sholat di Disneyland ini, yaitu di VIP room City Hall (dekat dengan pintu masuk utama) dan musholla yang terletak tepat di sebelah kamar mandi wanita di daerah Mystic Point. Untuk kelengkapan sholat, harus bawa sendiri ya karena disini tidak disediakan apapun kecuali ruangan. Untuk cewek ya disarankan membawa sajadah kecil dan mukenah sendiri.

Hari terakhir di perjalanan liburan ini merupakan free day bagi kami semua, jadi bisa memilih mau pergi kemana sesuka hati. Kami pun memutuskan untuk berburu dimsum halal yang ada di kantin islamic center Hong Kong, tepatnya di lantai 5. Dimsumnya enak!! Nasi goreng dan mi pun enak! Nggak ada makanan yang nggak enak di kantin ini. Harganya pun terjangkau sekali. Jadi win-win solution sekali untuk moslem traveler di Hong Kong yang bingung mencari makanan halal. Untuk alamat lengkapnya:

5/F, Masjid Ammar And Osman Ramju Sadick Islamic Centre, 40 Oi Kwan Road, Wan Chai, Yat Sin St, Wan Chai, Hong Kong

Overall, liburan ke Cina, Hong Kong, dan Macau kemarin sejujurnya saya hampir nggak nikmatin sama sekali. Mungkin karena pemilihan waktu juga yang salah. Karena pada saat itu, cuaca lagi luar biasa panasnya! Bermain di Disneyland pun jadi kurang nyaman karena panaaas sekali hampir tidak ada angin yang berhembus. Jadi jangan mengunjungi Hong Kong dan Cina pada saat bulan Juli ya! Kedua, langit Hong Kong sudah abu-abu seperti Jakarta, yes it’s polluted. Hong Kong tidak seperti yang saya bayangkan haha sedikit kecewa. Ketiga, Macau merupakan the Vegas of China. Jadi ya kalau ke Macau cuma ngeliatin aja interior mewah dari casino disana dan mengunjungi bekas reruntuhan gereja St. Paul. Bangunannya khas Eropa karena pada sejarahnya Macau merupakan bekas jajahan Portugal. Jadi signage systems di Macau biasanya dalam 3 bahasa, yaitu Mandarin, Inggris, dan Portugis. Keempat, banyak kunjungan tempat wisata yang saya nggak suka, seperti tempat obat herbal, bamboo product, dan perhiasan yang ujung-ujungnya pasti jualan dan jadinya kita pada ketahan nggak boleh ninggalin lokasi. Padahal mah ya nggak tertarik banget buat beli tapi agak dipaksa gitu kesannya buat tetap mendengarkan mereka berjualan. Ya, namanya juga usaha ya, jadi ya sudahlah.

Tapi satu moment yang saya nggak akan pernah lupa di Disneyland yaitu pada saat pemutaran 3D mapping kilasan film-film karya Disney yang kemudian disusul dengan fireworks yang sangat indah! Jujur saya terharu ketika menyaksikan film 3D mapping tersebut karena penonton diajak flashback melihat cuplikan film Disney mulai dari yang paling klasik sampai terbaru.

2110
The sleeping beauty castle

Setelah mengalami nggak enaknya liburan full bersama agen travel, rasanya itu adalah yang pertama dan terakhir saya liburan menggunakan jasa agen travel, kecuali nanti umroh dan haji beda cerita lagi hehe. Terbiasa dengan kenikmatan mengatur jadwal sendiri dan menurut saya ada sense of art nya aja gitu ketika menyusun jadwal liburan, mencari destinasi kunjungan, berburu tiket pesawat dan transportasi lokal yang murah, apply visa di kedutaan, sampai membaca hotel reviews – saya sangat menikmati proses tersebut. Repot tapi seruuu!

Sekian cerita pengalaman saya, semoga bermanfaat! Kritik dan saran mengenai cerita perjalanan saya dan mungkin juga susunan blog sangat saya nantikan!

Thank you for reading and hope you enjoy the story 🙂

2060
Hong Kong
1974
The most famous and delicious Portuguese egg tart in Macau

 

1945
Zhuhai city from above
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s